Purwokerto – Ananda Satria Mahardika Putra H. S., salah satu siswa MA Al Irsyad Al Islamiyyah Boarding School (AABS) Purwokerto telah tuntaskan hafalan Al Quran saat dirinya mengikuti program Overseas di Madinah.

Alhamdulillah masuk pekan ke-3 Program Overseas 8 Arab Saudi (Madinah-Mekkah), salah satu siswa MA AABS Purwokerto atas nama ananda Satria Mahardika Putra Hariyanto Syah (Level X) telah menyelesaikan setoran hafalan 30 juz Al Quran pada Senin, 12 Februari 2024 pukul 17.10 waktu Madinah,” tulis ustaz Didi Fauzan, S.Pd. I., selaku pendamping Overseas 8.

“Selanjutnya ananda akan langsung menjalani tahap hafalan berikutnya yaitu Itqan (menguatkan hafalan). Semoga senantiasa mendapat kemudahan dan kelancaran, serta dapat memotivasi teman-teman yang lainnya.” Lanjutnya.

Setiap orang tua mempunyai harapan yang berbeda-beda terhadap anak-anaknya. Akan tetapi orang tua tentu merasa bangga dan terharu jika melihat anaknya berprestasi menjadi penghafal Al Quran.

Memang menghafal Al Quran bukan perkara mudah. Banyak orang yang sudah mencobanya, namun tak kunjung bisa menghafalnya. Kalaupun berhasil, biasanya lebih mudah hilang lagi.

Ma’had Al Irsyad Al Islamiyyah Boarding School (AABS) Purwokerto adalah sekolah boarding yang di dalamnya terdapat program tahfiz Al Quran dengan target hafalan 30 juz.

Santri AABS baik jenjang pendidikan SMP, SMA, maupun MA mendapat pembinaan dan bimbingan dalam menghafal Al Quran agar mampu menghafal 30 juz dengan kualitas hafalan, bacaan, dan akhlak yang baik. 

Baca Juga: Arkaan Faaza Pratama, Siswa SMA AABS Tasmi’ Hafalan 20 Juz Sekali Duduk

Baca Juga: Siswa AABS Tasmi’ Hafalan 20 Juz Al Quran, Ini Daftarnya

Lantas bagaimana cara menghafal Al Quran yang mudah dan efektif? Bisa mencoba metode 3T + 1M berikut:
  1. Talqin atau Tasmi’
    Talqin berarti seorang ustaz membacakan Al Quran untuk kemudian diikuti oleh para muridnya. Adapun tasmi’ berarti seorang murid membaca Al Quran untuk didengarkan oleh ustaz.
  2. Tafahhum
    Tafahhum adalah memahami arti dari bacaan Al Quran yang akan dihafal. Tentunya tidak semua orang harus melalui tahapan ini dalam menghafal. Yang dianjurkan untuk memahami Al Quran saat menghafal adalah mereka yang berusia remaja serta dewasa.
  3. Tikrar
    Tikrar berarti mengulang-ulangi bacaan hingga hafal. Contohnya, baca ayat pertama 10-20 kali hingga hafal. Lalu baca ayat kedua sebanyak 10-20 kali hingga hafal. Baca ayat pertama dan kedua sebanyak 10-20 kali hingga hafal, dan seterusnya.
  4. Muraja’ah
    Setelah hafal, ulangi kembali bacaan tersebut. Inilah makna dari muraja’ah. Muraja’ah sangat penting karena muraja’ah inilah yang akan melekatkan hafalan secara lebih kuat ke dalam benak kita.