Purwokerto – Salah satu rutinitas yang ada di Al Irsyad Al Islamiyyah Boarding School (AABS) Purwokerto adalah kegiatan Tasmi’ Al Quran. Kegiatan ini sebagai sarana untuk menguji dan mengevaluasi kualitas maupun kuantitas hafalan siswa.

Dengan kata lain kelulusan peserta dalam kegiatan tasmi’ akan menjadi bukti bahwa mereka telah benar-benar memiliki hafalan quran dengan kuantitas dan kualitas yang baik.

Nah belum lama ini sejumlah siswa SMP dan SMA AABS Purwokerto telah mengikuti Tasmi Al Quran sekali duduk. Bahkan dua di antaranya mampu memperdengarkan hafalan 15 dan 20 juz Al Quran.

Daftar Santri Tasmi’ Al Quran

Banin

  1. Ageng Budhi Kusuma, siswa kelas XII, 20 juz hafalan pada (28/11)
  2. Salman Alfarisi, siswa kelas XII, 15 juz hafalan pada (28/11)
  3. Brillian Javas Althaffarel, siswa kelas IX, 5 juz hafalan pada (27/11)
  4. Alfath Mubarok, siswa kelas IX, 5 juz hafalan pada (27/11)
  5. Fawwaz Muhammad Althaf, siswa kelas IX, 5 juz hafalan pada (27/11)

Banat

  1. Nayla ‘Ilmi Khairunnisa Ardy, siswi kelas XI, 5 juz hafalan pada (21/11)
  2. Drestha Yafi’ Halim, siswi kelas XI, 5 juz hafalan pada (21/11)
  3. Thalita Amalliani Salma, siswi kelas XI, 5 juz hafalan pada (21/11)
  4. Diana Aufia Faradiba, siswi kelas XI, 5 juz hafalan pada (17/10)

“InsyaAllah program ini akan terus menerus ketika anak sudah sampai pada target masing-masing. Misalnya targetnya 5 juz atau 10 juz, nanti akan ada sima’an (tasmi’). Ini juga menjadi penutup di semester gasal tahun ini.” Terang ustaz Mahyudin, S.Pd.I. selaku guru pembimbing (Banin).

“Pada hakikatnya tabiat manusia jika tidak menyibukkan diri dengan amal kebaikan, pasti akan condong untuk melakukan hal-hal yang menyimpang. Sekolah di AABS ini sebagai bekal menapaki masa depan, salah satunya konsen pada hafalan Al Quran.” Ustazah Evti Falinda, S.Pd.I. guru pembimbing (Banat).

Baca Juga: Tasmi’ 15 Juz Sekali Duduk, Wujud Semangat dan Kecintaan Para Penghafal Quran

Kegiatan menghafal Al Quran menjadi sebuah budaya bagi seluruh warga sekolah AABS Purwokerto. Bisa dibilang di AABS tiada hari tanpa Al Quran, tiada hari tanpa terdengar lantunan ayat-ayat Al Quran.

Meski AABS bukan pesantren tahfiz melainkan boarding school (sekolah berasrama), kamu dapat menjumpai pemandangan anak-anak melantunkan ayat-ayat Al Quran baik itu di masjid, lingkungan sekolah, maupun sudut-sudut kelas.