Memuat ...
Bahaya LGBT

Fenomena LGBT semakin mencuat, penyebaran LGBT pun begitu cepat. Bahkan, yang tadinya terlahir sebagai perempuan atau laki-laki “normal” dapat terkena hal tersebut.

Tentunya fenomena menyimpang ini tidak boleh dibiarkan begitu saja, karena dampaknya sangat besar. Perilaku menyimpang LGBT bisa membahayakan kesehatan, pendidikan, dan moral seseorang. 

Mengutip dari www.mui.or.id, Ketua Komisi Perempuan Remaja dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia, Siti Ma’rifah, menyebutkan lima dampak berbahaya dari perilaku LGBT, antara lain :

Pertama, dampak kesehatan. Penelitian mengungkapkan bahwa pelaku LGBT yang melakukan hubungan sejenis, berisiko terkena penyakit kelamin menular. Lebih dari 70 persen pasangan homoseksual sangat rentan terkena penyakit kelamin menular.

Kedua, dampak sosial. Kiranya dampak sosial sebagai akibat perilaku LGBT cukup mengerikan. Terungkap bahwa seorang gay memiliki pasangan antara 20-106 orang per tahun. Bandingkan dengan seseorang yang mempunyai pasangan zina yang “hanya” 8 orang seumur hidup.

Baca Juga : Biro Psikologi AABS Adakan Program Lanjutan Penyusunan Future Planning

Ketiga, dampak pendidikan. Akibat mudahnya akses informasi dari luar, paham kebebasan tanpa aturan atau norma semakin mudah menjangkiti generasi penerus bangsa.

Keempat, dampak keamanan. Di Amerika Serikat terdapat fakta mencengangkan di mana kelompok homoseksual berperan dalam terjadinya 33 persen pelecehan seksual pada anak-anak. Padahal jumlah populasi mereka hanya 2 persen dari keseluruhan penduduk Amerika.

Kelima, dampak generasi. Seperti kita ketahui bersama, aktivitas LGBT tentunya akan mengancam keberlangsungan generasi penerus.