FOMO bisa menular?
Purwokerto – Fear of Missing Out alias FOMO merupakan perasaan takut, khawatir, atau cemas ketinggalan sesuatu yang baru, semisal berita, tren atau aktivitas lainnya. Fenomena ini semakin marak akibat penggunaan media sosial, seperti Instagram, Twitter, hingga TikTok.
Perilaku FOMO mempunyai dampak positif maupun negatif. Sisi positifnya dapat mendorong individu atau memotivasi seseorang untuk mengikuti perkembangan terkini dalam berbagai bidang. Sementara itu, sisi negatifnya jika menyikapi tren dengan keliru yakni tanpa membedakan antara kebutuhan dan keinginan.
“Ketika ada kecemasan karena ingin mengejar informasi baru kemudian mengarahkannya ke hal posiif, dia tahu informasi itu dan bagaimana menyikapinya. Dia bisa interaksi sosial baik dengan temannya. Bisa membangun hubungan sosial dengan baik. Dilakukan sesuai kadarnya maka dampaknya positif,” jelas ustazah Habibah Bahrun, M.Psi. Psikolog Biro Psikologi AABS.
“Tapi ketika ini disikapi keliru atau tidak tepat misalnya jadi sangat menginginkan untuk punya apapun sesuai tren temannya, berusaha bisa harus ada, informasi harus update sampai kecanduan gadget scroll media terus. Kemudian dampaknya hubungan sosial jadi berjarak, tidak bisa membedakan mana kebutuhan mana keinginan.” Tambahnya.
Baca Juga: Tips Orang Tua dalam Menentukan Masa Depan Anak
Nah dari sini kita jadi tahu, tanda seseorang terjangkit FOMO adalah
Untuk lebih jelasnya, yuk tonton video FYP Episode FOMO ini (klik link ini).
Purwokerto – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa MA Al Irsyad Al Islamiyah Boarding School…
Kabar membanggakan datang dari SMA Al Irsyad Al Islamiyyah Boarding School (AABS) Purwokerto. Para siswa…
Kairo, 1 Januari — Al Irsyad Al Islamiyyah Boarding School (AABS) Purwokerto mengikuti Program Mu’ayasyah…
Purwokerto — Alhamdulillāhirabbil ‘ālamīn, kabar membanggakan dan penuh keberkahan datang dari SMA AABS Purwokerto. Sebanyak…
Purwokerto, 17 Agustus 2025 – Sekolah kembali berbangga. Sebanyak 10 siswa terbaik SMA dan MA…
Purwokerto, 14 Agustus 2025 – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh SMA Al Irsyad Al Islamiyyah…
This website uses cookies.
View Comments
How can individuals manage or overcome feelings of FOMO in their daily lives? Universitas Telkom
What are some potential psychological effects of experiencing FOMO, and how can individuals manage it?
Greeting : Magister Akuntansi
fomo itu boleh asal tidak terlalu
https://mesin.ft.unesa.ac.id
Banyak orang di sekitar kita yang sudah terjangkit FOMO. Memang cenderung sangat mudah menular. Jadi kita harus bisa teguh pendirian agar tidak mudah terbawa arus orang-orang seperti itu.
https://s1an.fisipol.unesa.ac.id/
fomo boleh tapi jangan berlebihan dan jangan yang negatif.https://eksyar.feb.unesa.ac.id/
"Artikel ini memberikan wawasan yang sangat berharga tentang FOMO, menggambarkan dengan baik bagaimana perasaan tersebut bisa memiliki dampak positif maupun negatif. Menarik untuk melihat bagaimana FOMO bisa memotivasi individu untuk berpartisipasi lebih aktif dalam kegiatan sosial atau profesional, namun juga penting untuk diingat bahwa ia dapat menimbulkan stres dan kecemasan. Pendekatan seimbang dan pemahaman mendalam seperti yang dijelaskan dalam artikel ini sangat penting untuk memanfaatkan efek positif dari FOMO sambil mengelola dampak negatifnya."
https://pendidikan-biologi.fmipa.unesa.ac.id
Iya begitulah power of FOMO yang bisa menular,maka dari itu kita harus pandai2 dalam mengkonsumsi hal hal yang ada di sekitar kita, FOMO itu boleh saja apabila membawa kita ke arah yang positif. Informasi yang Menarik, makasih Informasinya
Dengan pendekatan yang tepat, kita bisa mengubah FOMO menjadi motivasi positif yang memperkaya kehidupan tanpa mengorbankan kesejahteraan pribadi atau hubungan sosial. https://psikologi.unesa.ac.id/
FOMO kalau dalam lingkup yang baik sebenarnya bagus, bisa memacu semangat untuk terus berbuat baik entah ke diri sendiri ataupun ke orang lain.
https://akuntansi.feb.unesa.ac.id/
FOMO bisa terjadi dalam lingkup apapun, baik hiburan, pekerjaan bahkan pendidikan. Sebenarnya FOMO bagus saja Tapi harus di lingkup baik supaya memacu semangat untuk terus berbuat baik, entah untuk diri sendiri ataupun orang lain.
https://efaalifah30.blogspot.com/2024/08/enhancing-internal-auditors.html